Wawancara Dengan Ketua Bappilu DPD PKS Depok Terkait Rekom Cawalkot

1
26

Apakah benar PKS sudah resmi mecalonkan pak idris ?

Resmi belum, selama belum ada hitam diatas putih. Tapi kalau kemungkinannya sdh 90%.

Kok bukan kader sendiri?

Insya Allah wakilnya yang dari kader PKS.

Siapa yang jadi wakilnya?

Salah satu dari hasil pilihan kader lewat pemira. Biar nanti DPD yang mengumumkan. Yang jelas saya sudah kasih selamat kepada calon wakilnya. Jadi tanya diantara 5 orang itu siapa yang sdh saya kasih selamat. Yang belum saya kasih selamat berarti bukan dia he he he.

Kenapa bukan kader yang jadi calon walikotanya?

Pak Idris itu sebelum jadi Wakil walikota itu PNS, PNS ga boleh jadi kader partai. kalau bukan PNS mungkin udah jadi kader dr dulu. Pengennya sih kader, tapi kan kita harus realistis kalau mau menang. ga walikota ya cukup wakilnya.

Apakah kader yang dukung kader PKS untuk jadi calon walikota nggak kecewa?

Mungkin aja ada. Kecewa boleh tapi harus berhenti setelah ada keputusan. Sebelum muazzin qomat, siapapun boleh siap2 jadi imam. Kalau udah komat siapapun imamnya kita harus segera nyusun barisan. Walaupun tuan rumah patut jadi imam, kalau ada yang lebih layak silahkan. Yang lain, semua jadi ma’mum.

Gimana dengan kader PKS yang selama ini nggak puas dengan kinerja Idris?

Ekspektasi kader terhadap walikota yang diusungnya, kadang terlalu tinggi. Padahal setelah jadi pejabat publik, walikota harus mengayomi semua. Saya kira semua kader di partai-partai lain juga seperti itu, coba tanya partai sebelah. Harapannya biasanya lebih besar dari kewenangannya. Jadi kalau ada yang kecewa itu wajar saja, tapi itu harus segera sirna. Ke galauan hrs hilang bersama terbitnya fajar.

Katanya banyak kader PKS yang kecewa dengan pak Idris, merasa kurang mendapat timbal balik sebagai orang yang sudah berjuang memenangkannya?

Kader-kader PKS itu didokrin, kerja-kerja politik itu bagian dari ibadah. Bagian dari amar ma’ruf nahi munkar. Kalau mau dinilai ibadah harus ikhlash. lillah. Kalau ikhlas nunggu balasannya dari Allah.

Kalau memilih pak Idris karena Allah, jangan minta balasan dari pak idris, minta dari Allah, Allah maha kaya akan, Allah akan balas dengan caranya.

Kalau kita merasa banyak berkorban dalam pemenangan pilkada, Allah tau berapa besar pengorbanan kita. Sementara yang kita pilih belum tentu tau apa yang kita kerjakan. Kalau kita nuntut yang kita pilih harus tau, dan harus balas budi, maka Allah berlepas diri. Minta sana ke mereka.

Tapi Pak Idrisnya juga harus nanya, siapa2 saja yang sudah berjasa terhadapnya, bukan sebatas yang dia lihat. paling ga ada appresiasi. cukup kirim wa, terima kasih ya sudah bantu he he he.

Muttaqin,SSi
(Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPD PKS Kota Depok)

1 COMMENT

  1. Jawaban mas Mutaqin memang benar adanya, bahwa semua harus dikerjakan secara ikhlas, tidak perlu pamrih dan berharap atas apa yang telah kita perjuangkan dan amalkan.. Selama ini politik kita selalu politik harap imbalan, politik balas budi, makanya lebih banyak terjadi politik yang transaksional..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here