Peringati Hari Air Sedunia 2022, Dirut PT. Tirta Asasta Sampaikan Pesan

0
1

DEPOK – “Tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan limbah sebagai contoh, atau berlaku boros dalam penggunaan air tanah. Mari bersama-sama wujudkan kelestarian air tanah dengan bijak gunakan air dan beralih ke penggunaan air perpipaan, gunakan air Tirta Asasta,” pungkas Olik.

DEPOKNET – Dalam rangka Hari Air Sedunia (World Water Day) yang diperingati pada tanggal 22 Maret 2022, Direktur Utama PT. Tirta Asasta Depok (Perseroda), M. Olik Abdul Holik mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap air tanah.

Menurutnya, air tanah merupakan sumber daya penting yang menyediakan hampir separuh dari semua air minum di dunia, sekitar 40% air untuk pertanian beririgasi dan sekitar 1/3 air yang dibutuhan untuk industri.

Selain itu tambahnya, air tanah juga sebagai penompang ekosistem, mempertahankan aliran dasar sungai, dan mencegah penurunan tanah serta intrusi air laut.

“Selain itu, air tanah termasuk bagian penting dari proses adaptasi perubahan iklim yang seringkali menjadi solusi bagi masyarakat dengan akses minim terhadap air bersih,” ujar Olik

Namun sayangnya menurut Olik, air tanah bagi kebanyakan orang merupakan sesuatu yang tidak terlihat dan tidak terpikirkan, dimana aktifitas manusia seperti pertumbuhan populasi dan ekonomi serta variabilitas iklim secara cepat dapat meningkatkan tekanan pada sumber daya air tanah.

“kondisi ini yang berujung pada masalah penipisan dan polusi serius yang kerap kali terjadi di banyak belahan dunia, termasuk di Indonesia,” jelasnya

Dalam tema Hari Air Sedunia 2022, “Groundwater: Making the invisible visible” atau, “Air tanah: Membuat yang tak terlihat telihat”, membuat masyarakat dunia diminta untuk melakukan langkah-langkah sederhana yakni dengan melindungi lingkungan sumber air tanah dan melakukan konservasi air tanah.

“Selain itu juga tidak menimbun sampah di dekat sumber air tanah, menggunakan air tanah secara bijak, mengurangi penggunaan zat kimiawi, melindungi hutan, dan melakukan perawatan pipa air,” ucap Olik.

Olik menerangkan, air adalah komponen utama adanya kehidupan di muka bumi. Untuk itu dirinya mengajak masyarakat untuk meningkatkan penghargaan terhadap air dengan tidak berlaku semena-mena terhadap air dimanapun adanya.

“Tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan limbah sebagai contoh, atau berlaku boros dalam penggunaan air tanah. Mari bersama-sama wujudkan kelestarian air tanah dengan bijak gunakan air dan beralih ke penggunaan air perpipaan, gunakan air Tirta Asasta,” pungkas Olik.(Niku)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini